MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Gelap gulita saat malam hari terus dirasakan oleh warga Malawaken III, Desa Malawaken, Kecamatan Teweh Baru selama puluhan tahun. Sampai saat ini mereka hanya mendapatkan jawaban sabar dari PLN.

Padahal kondisi lahan untuk pemasangan jaringan listrik tidak ada kendala. Warga juga telah bersedia menghibahkan tanahnya agar tiang listrik terpasang.

Selain itu sudah ada jalan yang beraspal yang mendukung untuk pengangkutan sarana jaringan listrik.

Warga telah beberapa kali mengajukan permohonan atau usulan untuk pemasangan jaringan listrik. Namun PLN hingga saat ini belum merealisasikan.

“Padahal semua persyaratan sudah dipenuhi. Malah PLN Rayon Muara Teweh dan Kapuas hanya memberikan jawaban sabar,” ujar Sri Utari yang telah mengajukan beberapa usulan kepada PLN, Senin 24 Juni 2019 kepada borneonews.co.id.

--page

Dia juga menyampaikan warga juga bersedia membayar biaya pemasangan jaringan listrik. “Karena ini merupakan kebutuahn warga dan harapan warga selama ini,” terangnya.

Sementara itu Ketua RT 08, Mihan mengatakan seluruh warga juga telah bersedia menghibahkan tanah untuk pemasangan tiang listrik.

Namun warga hanya bisa pasrah. “Karena telah beberapa kali mengajukan usulan, namun belum juga terealisasi,” ucapnya.

Dia mengatakan warga sangat berharap jaringan listrik dapat segera dipasang di daerah Malawaken dan sekitarnya.

Sehingga warga dapat beraktivitas pada siang dan malam hari, bahkan nantinya warga dapat membuat usaha, sehingga perekonomian dan kesejahteraan warga meningkat. (RAMADHANI/B-6)