SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Windu Subagio berpesan agar kepala desa baru tidak alergi melanjutkan program yang telah dijalankan kades terdahulu. 

"Saya berpesan jangan alergi dengan program kelapa desa sebelumnya," ucap Windu seusai melantik enam kepala desa, Rabu, 26 Juni 2019.

Program yang dinilai baik bisa dilanjutkan. Apalagi program tersebut berdampak baik terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala desa baru juga bisa merevisi program terdahulu agar program tersebut bisa berjalan lebih baik.

"Dilanjutkan yang baiknya, yang belum sempurna disempurnakan kemudian dilanjutkan kembali," tukasnya.

--page

Bupati mengingatkan kepala desa adalah pelayan bagi masyarakat bukan raja yang harus dilayanai warganya.

Sebab dengan terpilihanya sebagai kepala desa, artinya yang bersangkutan bersedia menyediakan waktunya selama enam tahun untuk memikirkan keadaan masyarakat di wilayahnya.

"Kepala desa merupakan pimpinan tertinggi di desa, kepala desa bukan raja yang wajib dilayani oleh masyarakat, melainkan kepala desa itu pelayan bagi masyarakatnya," katanya.

"Kepentingan masyarakat harus diutamakan. Selain itu, dalam mengambil tindakan untuk perbaikan kesejahteraan masyarakat desanya," pintanya. (NORHASANAH)