PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang anak orangutan betina berusia sekitar 6 tahun dengan berat 9 Kg dievakuasi petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng di kebun kelapa sawit PT WSSL, Desa Parang Batang Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Rabu, 26 Juni 2019.

Kepala SKW II Pangkalan Bun, Dendi Sutiadi kepada www.borneonews.co.id, Kamis, 27 Juni 2019 menjelaskan awalnya keberadaan orangutan tersebut diketahui oleh pekerja pemanen buah sawit.

"Pekerja kemudian melaporkan keberadaan orangutan kepada atasannya dan mereka menghubungi staf Orangutan Foundation International (OFI)," jelasnya.

Saat ini orangutan tersebut dititipkan di Orangutan Care Center amd Quarantine (OCCQ) Desa Pasir Panjang sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Diperkirakan orangutan ini terpisah dari kelompoknya dan kemudian nyasar ke kebun kelapa sawit," imbuhnya.

--page

Dia mengapresiasi tindakan pekerja yang menemukan keberadaan orangutan tersebut untuk segera melaporkan dan tidak melakukan hal yang berpotensi membahayakan primata itu.

"Tentunya masyarakat secara berkesinambungan kita berikan edukasi, agar paham apa dan bagaimana tindakan yang bisa dilakukan bila menemukan orangutan di lingkungannya," tegasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)