BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur Hari Rahmad Panca Setia menyarankan tim anggaran pemerintah daerah untuk fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur skala ringan di dalam kota pada APBD Perubahan 2019 ini.
"Saya harap APBD Perubahan ini kita fokus menyelesaikan gang dan jalan dalam kota," kata Hari, Sabtu, 29 Juni 2019.
Di dalam kota Sampit banyak gang yang masih luput dari perhatian pemerintah daerah. Padahal selalu diusulkan melalui reses dan Musrenbang di tingkat kelurahan hingga kecamatan.
"Terlebih pekerjaannya ringan saja. Dengan sisa waktu yang ada kami yakin bisa selesai," tukasnya.
Setidaknya, kata Hari, satu gang maksimal memerlukan anggaran hanya Rp 200 juta. Dengan begitu pekerjaan bisa diselesaikan dalam APBD Perubahan ini.
--page
"Karena kalau kita terus menunda, penundaaanya sampai kapan," tegasnya.
Menurut dia, penataan jalan dan gang di permukiman itu adalah kewajiban dari pemerintah daerah. Apalagi untuk daerah yang masih dalam Kota Sampit.
Hari melanjutkan, kalau tidak diperhatikan maka akan berbanding terbalik dengan rencana pemerintah daerah menjadikan Sampit sebagai tujuan Kota Wisata.
"Kami inginkan bagaiamna caranya agar jalan dan gang dalam kota ini tidak ada lagi yang tertinggal pembangunannya, setiap tahun minimal 20-30 gang harus diselesaikan maka dengan demikian 2020 nanti Kota Sampit sudah berjalan mulus semuanya," pungkasnya. (NACO/B-5)








