KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ Kabupaten Kapuas menampilkan mobil hias mewakili Provinsi Kalimantan Tengah dalam lomba Pawai Taaruf pada Seleksi Tilawatil Quran atau STQ Tingkat Nasional XXV di Pontianak, Kalbar.

Sekretaris LPTQ Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat mengatakan, ada sejumlah ornamen khas Dayak yang digunakan dalam mempercantik penampilan mobil hias tersebut.

Adapun dalam pewarnaan digunakan teknik pewarnaan yang lazim digunakan oleh Suku Dayak yakni “5 Ba”. Baputih (putih), bahandang (merah), babilem (hitam), bahijau (hijau) dan bahenda (kuning).

Kelima warna itu berpadu dengan warna biru perlambang alam atas penanda kehidupan yang religius. Serta warna coklat perlambang alam bawah, penanda siklus dan semangat dalam menapak kehidupan.

“Kami juga membalut kubah (sungkul) dan pilar masjid gunakan anyaman purun/rotan sebagai kekayaan dan kerajinan Kapuas serta tulisan kaligrafi dan peta Indonesia dari rotan," ucap Suwarno, Senin, 1 Juli 2019.

--page

Adapun kedua pasang remaja putra dan putri kontingen Kalteng menggunakan pakaian, lawung/sumping dan sepatu berpadu antara batik karya Ketua TP PKK Kapuas Ary Egahni dengan anyaman rotan serta purun.

Selain itu ditampilkan lima tokoh lintas agama yang berbusana sesuai ciri agama masing-masing dan peta Indonesia sebagai symbol perekat NKRI. 

"Adapun replika Al-Quran sebagai pedoman bagi umat Islam serta foto Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dan lambang negara Burung Garuda," katanya.

Lebih lanjut, Suwarno mengatakan mewakili Tim Kerja dan LPTQ Kabupaten Kapuas mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kapuas yang senantiasa mensupport dana keikutsertaan, juga kepada Gubernur Kalteng dan LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah.

"Karena atas kepercayaannya kepada LPTQ Kabupaten Kapuas mewakili Kalimantan Tengah pada STQ Tingkat Nasional XXV di Kota Pontianak, Kalimantan Barat,” pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)