BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Manajemen PO Yessoe telah mengirimkan tim untuk membantu penanganan korban kecelakaan bus Yessoe yang membawa 43 penumpang, dua sopir dan satu kernet.
Bus milik PO Yessoe terbalik di Jalan Trans Kalimantan km 30 disekitar wilayah PT GCM Lamandau, Senin 1 Juli 2019.
Mersi Subahagio, istri dari Subahagio pemilik PO Yessoe, menjelaskan saat ini pihaknya telah mengirimkan tim untuk membantu penanganan para korban kecelakaan tersebut.
Mersi menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya bus tersebut berangkat, Minggu, 30 Juli 2019 sekitar pukul 21.00 WIB.
"Dari manifest diketahui bus tersebut membawa 43 penumpang, dua sopir dan satu kernet. Jadi total ada 46 penumpang dalam bus tersebut," jelas Mersi, di Kantor PO Yessoe Pangkalan Bun, Jalan Pasanah Kelurahan Sidorejo.
--page
Kemudian, lanjut Mersi, bus tersebut berangkat usai menjemput para penumpang yang turun dari Bandara Supadio Pontianak.
"Para penumpang tersebut sebelumnya berangkat dari Bandara Kuala Namu Medan Sumatera Utara. Pasca tiba di Pontianak, mereka dijemput bus milik kami yang sudah dicarter agen penyalur tenaga kerja untuk berangkat menuju Sampit Kotawaringin Timur," jelas Mersi.
Saat ditanyakan, berapa persisnya korban yang jatuh dalam kecelakaan tersebut, Mersi mengatakan masih belum mendapat laporan pasti.
"Karena di lokasi kejadian terdapat gangguan sinyal selular sehingga update informasi belum bisa saya dapatkan," jelas Mersi.
Selain itu saat ini pihaknya masih berupaya konsentrasi untuk mengurus para korban.
--page
"Bahkan suami saya Pak Subahagio langsung berangkat ke lokasi kecelakaan guna memberikan bantuan pada para korban. Jadi mohon maaf, kami masih belum bisa menjelaskan secara rinci. Terkait kecelakaan ini, kami nanti akan menggelar jumpa pers dan menjelaskan kronologis kecelakaan tersebut," jelas Mersi. (WAHYU KRIDA/B-2)








