BORNEONEWS, Sampit - Perbuatan pria 16 tahun yang memperkosa pelajar SD berumur 8 tahun, dilakukan saat orang tua korban tidak ada di rumah.
"Saat itu orang tuanya tidak ada karena bekerja di sawit," kata tersangka putus sekolah tersebut, Selasa, 2 Juli 2019.
Kesempatan itu tersangka manfaatkan meski ia sendiri sudah memiliki istri. "Saat korban menangis saya kabur dan sembunyi," tegas tersangka.
Apa yang melatarbelakangi tersangka hingga tega menyetubuhi korban, pria yang diperiksa oleh Jaksa Rahmk Amalia itu tidak menjelaskannya secara rinci.
"Tidak tahu juga saya waktu itu apa yang memengaruhi saya hingga melakukan perbuatan itu," tukas tersangka.
--page
Tersangka melakukan perbuatannya pada Senin 17 Juni 2019 sekitar pukul 16 WIB di desa wilayah kecamatan Teluk Sampit tersangka melakukan perbuatannya itu di rumah pamannya ketika korban ada di situ.
Tersangka memperkosa korban saat dalam posisi terlentang. Setelah melihat korban menangis ia langsung kabur dan bersembunyi di semak-semak tidak jauh dari tempat kejadian. Tidak lama kemudian tersangka diamankan oleh Polsek Jaya Karya. (NACO/B-2)








