PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah pasien korban kecelakaan bus Yessoe di Jalan Trans Kalimantan simpang PT GCM Kabupaten Lamandau, masih dirawat di RSUD Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun. Total ada 12 pasien.

Kasi Pelayanan Rawat Inap RS Sultan Imanuddin, Aimandinata, Rabu, 3 Juli 2019, menjelaskan awalnya pasien yang dirujuk di RS ini berjumlah 7 orang.

"Kemudian sekitar tanggal 2 Juni 2019 datang lagi 5 pasien korban kecelakaan bus, rujukan dari RSUD Lamandau. Sehingga total 12 pasien yang kita rawat saat ini," jelas Aiman.

Menurut Aiman, sebagian besar pasien tersebut menderita cedera tulang.

"Tindakan medis yang kita lakukan adalah reposisi tulang yang cedera. Sedangkan 1 pasien atas nama Sandi Aries S, lantaran ia menderita spinal injury atau cedera tulang belakang dan tidak bisa ditangani di RSSI, maka yang bersangkutan akan kita rujuk ke RS yang memiliki peralatan lebih lengkap, serta ditangani oleh dokter bedah syaraf," jelas Aiman.

--page

Terkait rujukan tersebut, menurut Aiman, saat ini pihak RSSI sedang merundingkan dengan pengelola PO Yessoe dan perusahaan yang mendatangkan pekerja.

"Tujuannya untuk menentukan kemana pasien tersebut bakal di rujuk ke RS Semarang atau Surabaya," jelas Aiman. (WAHYU KRIDA/B-11)