PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Remaja berusia 14 tahun mengaku menyesal telah mengunggah video Tik-Tok berunsur pornografi di media sosial. Alhasil, dia harus berurusan dengan pihak kepolisian dan mendapat pembinaan.

Usai mendapat pembinaan dari anggota Humas Polda Kalimantan Tengah, remaja yang masih berstatus pelajar ini mengaku akan lebih bijak bermedia sosial. "Saya tidak akan mengulanginya lagi," ungkapnya.

Selain berjanji tidak akan mengulangi lagi, ia bersama pasangannya yang sudah putus sekolah meminta maaf kepada warga Indonesia.

"Saya meminta maaf kepada waraga Indonesia, khususnya postingan di FB," lanjutnya.

Ia menuturkan, alasan dia memposting video tersebut lantaran iseng dan untuk koleksi saja.

--page

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Hendra Rochmawan kembali mengimbau kepada masyarakat untuk bijak bermedia sosial. (GAZALI/B-2)