KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sedikitnya empat anak usia 8-10 tahun di Desa Bangun Harja, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan mengalami stunting. Mereka akan ditangani sampai tuntas.

Stunting ini terjadi akibat kegagalan pertumbuhan serta tidak cukup asupan zat gizi yang berlangsung lama dari usia kehamilan 0 bulan sampai usia kehamilan 24 bulan.

Bahkan dampak jangka pendek dari stunting ini menyebabkan lambatnya perkembangan otak, kecerdasan, serta gangguan  pertumbuhan fisik, gangguan metabolisme.

"Ada 4 orang anak stunting di desa bangun harja. Kita berkomitmen agar permasalah stunting ini kita sama-sama ikut menanganinya sampai tuntas," kata Kepala Desa Bangun Harja Mahmud Hasani, Jumat 5 Juli 2018.

Ia menargetkan, pada 2020  anak stunting sudah tertangani secara maksimal. "Karena itu sifatnya wajib, dan menjadi tanggungjawab pemerintah desa. Maka kami anggarkan untuk penanganan stunting ini sampai tuntas," imbuh Mahmud. (RENO/B-2)