BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim sanitasi MTsN 1 Kapuas mempelajari pengelolaan sampah dengan mengunjungi tempat pembuangan akhir atau TPA di Handel Palinget, Kecamatan Pulau Petak.
Hal itu dilakukan Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Siti Rofingah untuk mendapatkan pengetahuan tentang cara pengelolaan sampah, sehingga pengalaman yang diperoleh sebagai referensi dalam pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.
“Kami sudah dapatkan beberapa informasi pengelolaan sampah, mulai dari awal hingga sampai dapat dimanfaatkan kembali, sangat diperlukan untuk diterapkan dilingkungan madrasah,” ucap Rofingah, Jumat, 5 Juli 2019.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pengelola TPA yang sudah bersedia membagikan informasi terkait mengelola sampah.
"Sehingga nantinya bisa kami implementasikan di sekolah, terutama terkait pemilahan sampah," katanya.
--page
Sementara itu Kepala Bidang Pertamanan dan Kebersihan Ahmad Isnaeni melalui Koordinator TPA Gunawan mengatakan, TPA Kapuas tidak hanya untuk pembuangan sampah saja, tapi bisa menjadi taman bermain dan belajar.
Karena di TPA ada taman warna warni, cafe dan gazebo untuk bersantai serta audio music, pengelolaan gas metan, cacah plastic atau daurulang, pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair.
“Kita contohkan kepada anak didik cara membuat pupuk dari sampah organik dalam skala kecil, dan mereka sangat antusias melihat dan mendengarkan,” ucapnya.
“Proses pembuatan kompos yang sempurna, akan menghasilkan pupuk yang baik, tidak berbau, berwana hitam, gembir dan tidak panas," ucapnya lagi. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)








