BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) merupakan hal yang harus diantisipasi.
Oleh karena itu wilayah Kotawaringin Barat juga perlu adanya helikopter water booming untuk kesiap siagaan terjadinya Karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat, Petrus Rinda mengatakan karena BPBD ini tidak hanya melayani wliayah Kobar saja dalam ancaman Karhutla, tapi juga di daerah lain, maka sangat perlu adanya helikopter water booming.
"Berdasarkan pengalaman tahun lalu ada 2 helikopter water booming, sebab Kobar juga melayanai Lamandau, Sukamaran dan Seruyan," ujarnya, Jumat, 5 Juli 2019.
Dia menjelaskan jika anggota sudah siap siaga dengan segala peralatannya dan juga sudah membangun posko antisipasi jika terjadi Karhutla.
--page
"Memang medan yang ada itu ada yang lokasinya jauh dari air dan ada yang dekat, namun dalam hal itu mobil sudah siap baik air maupun BBM nya," jelasnya.
Di luar hal tersebut dalam antisipasi Karhutla, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
"Tak hanya menyiapkan alat - alat dalam antisipasi karhutla ini, kita juga sudah lakuka sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan dan dampaknya," ungkapnya. (DANANG/B-6)








