PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau- Lebih 11 jam tim gabungan mencari dua korban mobil pikap yang tercebur di Sungai Kahayan, Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat, 5 Juli 2019.

Tim gabungan itu di antaranya SAR Brimobda dan  Ditpolairud Polda Kalteng, Satpolair dan Polres Pulang Pisau, BPBD, Tagana, Balakar Kapuas, penyelam tradisional, serta masyarakat sekitar.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono Bima Putra Mada mengatakan, tim SAR Brimobda dan  Ditpolairud Polda Kalteng sudah melakukan penyisiran di seputar TKP sejak pukul 06.00 WIB.

Kemudian, pada pukul 09.00, perahu karet dari BPBD juga melakukan penyisiran di seputar TKP. Dan pada pukul 10.00, mobil pikap yang tenggelam berhasil dievakuasi oleh tim gabungan. 

Pukul 11.00, dilakukan olah TKP mobil oleh Unit Ident Satreskrim Polres Pulang Pisau. "Pada pukul 11.30 istirahat salat Jumat dan makan siang," ujar Kapolres. 

--page

Pada pukul 14.00m upaya pencarian dilakukan menggunakan sistem zonasi. Pada pukul 15.00, kapal feri dibawa ke pangkalan Satpolair Polres Pulang Pisau.

Selanjutnya pada jam 16.00 mobil pikap yang tercebur ditarik ke Polres untuk penyelidikan lebih lanjut. Pukul 16.30, Basarnas turun membantu proses pencarian. Hingga pukul 17.30, dua dari tiga korban masih belum ditemukan.

"Pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok hari," ujar Kapolres. 

Jumlah personel yang terlibat dalam proses pencarian terdiri dari 20 orang anggota Tim SAR Sat Brimobda Kalteng, 25 personel gabungan Polsek Pandih Batu dan Polres Pulang Pisau, 10 personel Tagana, dan 10 personel BPBD.

Peralatan yang diturunkan berupa 2 unit speed boat Satpolair, 1 unit perahu karet SAR Satbrimobda Kalteng, 2 truk perlengkapan SAR, 1 unit perahu karet BPBD, dan 2 unit kelotok masyarakat.

--page

Lokasi pencarian di sekitar TKP serta 1 km ke arah hulu dan 1 km ke arah hilir sungai.

Hasil sementara untuk kegiatan hari ini, dua korban belum ditemukan dan mobil yang tenggelam sudah dievakuasi.

Seorang korban anak kecil telah ditemukan oleh Tim SAR tadi malam dan dimakamkan keluarganya pagi tadi. 

Sebagaimana diberitakan, satu unit mobil pikap tercebur ke Sungai Kahayan di Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih Batu pada Kamis, 4 Juli 2019 sekira pukul 11.30. Mobil itu tercebut saat menaiki di feri penyeberangan. 

Supir mobil Khoiril Adi Setiawan sempat melompat keluar dari kabin dan selamat. Namun, di dalam mobil masih ada istrinya yakni Iis Hartati, 27, dan dua anaknya Rafa dan Rafi (3,5 tahun).

--page

Adi Setiawan sudah berusaha menyelamatkan istri dan kedua anaknya. Tapi mobil dengan cepat tenggelam karena air pasang saat kejadian.(JAMES DONNY/B-3)