BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memvaksin ayam dan bebek milik masyarakat. Vaksinasi ini untuk menghindari penyakit yang menyerang ternak ayam dan bebek.
"Vaksinasi Newcastle Desease (ND) atau tetelo ini dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan virus. Penyakit ND atau tetelo sering menyerang dan tidak musiman," kata Kabid Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat, Sabtu, 6 Juli 2019.
Menurut Samsir, vaksin hanya dilakukan untuk jenis ayam kampung atau bebek. Karena usia ternak yang cukup lama, dan perlu pemberian vaksinasi Newcastle Desease.
"Untuk ayam potong tidak kita vaksin, karena usia pemeliharaannya cukup singkat. Dan berbahaya jika disuntikan vaksin saat sudah besar. Biasanya ayam ini sudah divaksin langsung dari perusahaannya," terangnya.
Samsir melanjutkan, vaksin bertujuan untuk mengantisipasi atau pencegahan serangan penyakit tetelo. Karena penyakit tersebut bisa merugikan para peternak.
--page
"Dengan tersedianya ternak yang sehat, tentu akan meningkatkan produktivitas di Kabupaten Sukamara," tutur Syamsir.
Syamsir berharap, dengan telah adanya vaksin tersebut maka tidak ada lagi ternak masyarakat yang terserang penyakit ND. Sehingga, kualitas daging bisa terjamin kesehatannya. (NORHASANAH/B-11)








