SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Sutik  menekankan seluruh kepala desa, agar terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. 

Bahkan kepala desa, mestinya dijadikan salah satu bagian dari pasukan terdepan dalam upaya pencegahan hingga penanggulangan.

Dia mengatakan, untuk mecegah kebakaran hutan dan lahan ini harus dilakukan secara maksimal. Jika masih setengah-setengah, maka hasilnya tidak optimal. 

"Kita harus melakukan penanggulangan secara maksimal. Jangan sampai muncul hotspot lebih dari jumlah yang bisa ditoleransi," kata Sutik, Senin, 8 Juli 2019.

Kepala desa juga wajib melibatkan diri. Paling tidak kepala desa harus dibebankan untuk mengamankan wilayahnya masing-masing.

--page

Dia menambahkan, munculnya titik api ini memang kebanyakan di lahan terlantar. Dan jarang jarang berada di kebun warga.

“Penyebab kebakaran lahan ini karena lahan terlantar, kalau di kebun warga tidak mungkin. Apalagi, masyarakat semuanya siaga menjaga kebun mereka dari api,” tandasnya. (NACO/B-11)