BORNEONEWS, Kasongan - Sudah lebih dari dua pekan terakhir wilayah Kabupaten Katingan tidak lagi diguyur hujan lebat. Akibatnya, muncul kabut asap tipis di langit Kota Kasongan sejak beberapa hari ini terutama di pagi hari.
Kabut asap tipis yang menyelimuti Kasongan ini diduga berasal dari pembakaran semak belukar yang ada di beberapa lahan di Kasongan dan sekitarnya.
Meski kabut asap mulai mucul terutama di pagi hari, tidak ada peningkatan jumlah pasien yang terserang infeksi pernapasan akut atau ISPA di RSUD Mas Amsyar Kasongan.
Direktur RSUD Mas Amsyar Kasongan, dr Agnes Nissa Paulina, Selasa, 9 Juli 2019 mengatakan hal ini. "Sejauh ini belum ada peningkatan jumlah pasien yang terkena penyakit ISPA itu, masih biasa - biasa saja," ujar dr Agnes, panggilan akrabnya.
Pun demikian dengan pasien diare yang berobat di RSUD Mas Amsyar Kasongan, juga masih normal tidak ada peningkatan.
--page
Biasanya pada musim kemarau sejumlah penyakit bakal muncul seperti ISPA dan diare. "Ya sampai sekarang belum ada peningkatan baik pasien ISPA maupun diare itu, masih normal," tegasnya.
Pihaknya, kata Agnes, telah mengantisipasi penyakit yang bakal muncul pada musim kemarau ini dengan menyiapkan obat-obatan. "Biasanya kan yang akan mucul ISPA dan diare, jadi sejauh ini kami sudah menyiapkan obat diare hingga menyediakan masker," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-2)








