BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Dewan Pimpinan Pusat atau DPP PDIP Bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidayat membeberkan ke awak media soal alasan penundaan konferensi daerah atau Konferda di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Rabu, 10 Juli 2019.
Salah satu agenda dalam Konferda itu adalah pemilihan Ketua DPD PDIP Provinsi Kalimantan Tengah untuk periode 2019-2024.
"Alasan pertama karena masalah waktu. Kalau sekarang, waktunya terbatas. Saya harus ke Jakarta jam 5 ini (pukul 17.00 WIB) karena akan berlanjut ke Sumatera Utara," kata Djarot.
"Tidak masalah kita undur karena konferda lebih simple dan bisa diselenggarakan di kantor DPD partai," imbuhnya.
Alasan kedua yakni pihaknya ingin konferda betul-betul lebih fokus. Menurutnya, ada beberapa provinsi yang kegiatan Konferda dan Konfercab dipisah.
--page
Sebagaimana diketahui, beredar nama-nama kuat yang akan maju untuk bersaing menduduki jabatan Ketua DPD PDIP Kalteng, yaitu R Atu Narang, Sugianto Sabran (Gubernur Kalteng) dan Willy M Yoseph (anggota DPR RI terpilih).
Saat ditanya apakah penundaan tersebut akibat tiga nama itu? Ia menjawab tidak ada kaitannya.
"Tidak ada. Kita itu selalu mendidik dengan spirit ideologi Pancasila.
Kita gunakan Demokrasi Pancasila, demokrasi terpimpin, demokrasi yang bertumpu pada musyawarah dan mufakat,"
"Semuanya saudara. Jadi tidak ada tarik-menarik dan semuanya pasti dimusyawarahkan dengan baik," pungkasnya. (BUDI YULIANTO/B-2)








