BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Program peremajaan kelapa sawit pekebun bagi petani di Kabupaten Seruyan akan membawa dampak positif untuk petani, terutama dapat meningkatkan pendapatan petani.
"Karena yang diremajakan ini sudah tidak produktif lagi. Dengan adanya program peremajaan kelapa sawit pekebun ini akan meningkatkan pendapatan petani kita lagi," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan H Sugian Noor, Minggu 14 Juli 2019.
Sugian Noor menyebutkan, mereka telah melaksanakan sosialisasi program peremajaan kelapa sawit dan diharapkan dapat bermanfaat terutama bagi pekebun swadaya kelapa sawit dalam rangka meningkatkan produktivitas kebun.
"Untuk biaya peremajaan kebun kelapa sawit ini ditanggung pemerintah pusat. Program ini diharapkan bisa terserap dengan baik," jelasnya.
Program peremajaan kelapa sawit pekebun melalui pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada tahun Anggaran 2019 di Kabupaten Seruyan ditargetkan dengan luas 1.550 hektare dengan jumlah anggaran sebesar Rp 38,75 miliar.
--page
Yang masuk dalam kriteria program peremajaan tahun 2019 yakni usia tanam di atas 20 tahun dengan produktivitas kurang dari 10 ton per hektare. (RENO/B-2)








