BORNEONEWS, Sukamara - Mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk dinilai menjadi gerakan yang baik. Selain untuk melihat kondisi sekolah, juga meningkatkan kepedulian orang tua terhadap anak.
"Ini sangat bangus mengantar anak di hari pertama masuk sekolah," ujar Wakil Bupati Sukamara Ahmadi, Senin, 15 Juli 2019.
Dengan mengantar anak ke sekolah, orang tua bisa mengetahui dan melihat langsung kondisi lingkungan tempat anak menuntut ilmu. Selain itu, juga meningkatan hubungan antara orang tua dan anak.
"Ini tujuannya tidak ada yang lain, agar orang tua lebih mengetahui kondisi sekolah, bagaimana teman-teman sekolah anak, bagaimana keadaan sekolahnya?," ujarnya.
"Dengan diantar ke sekolah, anak juga merasa dipedulian orang tua. Mungkin saja selama ini di antar oleh pembantu atau dititipkan keorang lain. Mereka pasti bahagia sekali, jadi sehari saja mengantar tetapi akan diingat anak seumur hidup," tutur Ahmadi.
--page
Sebelumnya, Bupati Sukamara Windu Subagio mengeluarkan surat edaran mengenai seruan agar orang tua mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah atau Senin, 15 Juli 2019.
Surat dengan Nomor 420/213 Setda itu dimaksudkan untuk mendorong tumbuhnya iklim pembelajaran yang positif dan menyenangkan, serta interaksi antara orang tua dan guru di sekolah.
"Sehingga terjalinnya komitmen bersama dalam mengawal pendidikan anak selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut," kata Windu Subagio.
Bupati juga mengajak, agar seluruh lapisan masyarakat yang anaknya baru masuk sekolah pada tahun ajaran 2019-2020, untuk berpartisipasi dalam gerakan kampanye hari pertama masuk sekolah.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati memberikan dispensasi kepada staf atau karyawan untuk mengantar anak lebih dulu, baru berangkat bekerja seperti biasanya, serta kembali menjemput anak seusai sekolah.
--page
"Mari kita bersama-sama ikut menyebarluaskan dan memberikan pemahaman tentang kampanye ini kepada masyarakat secara umum," ajak Bupati. (NORHASANAH/B-3)








