PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng mengirim pengawas ke Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, untuk memantau jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hari ini (Senin, 15 Juli 2019), pengawas yang dikirim Dinas Pendidikan Kalteng yakni Hermina Landria, berkesempatan memimpin upacara di SMAN 2 Pangkalan Bun.

Dalam kesempatan itu, Hermina menyampaikan amanat tertulis dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran untuk peserta didik baru.

"Saya diutus dari Dinas Pendidikan Kalteng untuk mengawasi pelaksanaan MPLS dan menyampaikan pesan dari Gubernur Kalteng bagi peserta didik di SMAN 2 ini," ujarnya kepada Borneonews.

Adapun pesan Gubernur yang ditujukan bagi siswa SMA/SMK/SLB ialah masa depan mereka akan sangat ditentukan oleh mereka sendiri. Sejauh mana usaha mereka untuk meraihnya, tanamkan dalam semangat bahwa waktu adalah belajar.

--page

Keberhasilan dan kesuksesan masa depan, selain usaha, kerja keras, juga karena doa dan ridho dari kedua orang tua. Maka hormatilah bapak atau ibu guru agar menjadi orang yang pintar dan cerdas serta berbudi pekerti luhur.

Jauhi narkoba, obat-obat terlarang, minuman keras, rokok, yang akan menghancurkan masa depan generasi muda serta manfaatkan teknologi informasi dengan baik.

"Saya berharap para siswa akan menjadi generasi penerus pemimpin masa depan bangsa yang hebat, dengan memiliki keunggulan 5 karakter yaitu, religius, nasionalis, gotong - royong, mandiri, dan integritas," tuturnya.

Selain itu, dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 minimal para siswa memiliki empat keterampilan abad 21 yaitu keterampilan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis dan menyelesaikan masalah, serta kreatifitas.

Pemerintah harus mempersiapkan SDM sebab Provinsi Kalimantan Tengah saat ini sedang dipertimbangkan oleh pemerintah pusat sebagai calon ibu kota negara Republik Indonesia.

--page

"Maka saya harap agar para generasi muda segera mempersiapkan diri dengan baik sejak kini untuk mengisi kebutuhan SDM ibu kota negara ke depan," tutupnya. (DANANG/B-3/Adv)