BORNEONEWS, Kuala Kapuas - SMK Negeri 1 Kuala Kapuas langsung melibatkan guru selama Masa Pegenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS. Tujuannya, selain sebagai pembina, juga untuk mencegah terjadinya perpeloncoan.
Kepala SMK Negeri 1 Kuala Kapuas, During mengatakan, itu dilakukan sesuai peraturan dan sistem yang baru dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini untuk menghindari terjadinya bullying dari senior.
"Instruski dari dinas dan kementerian itu tidak boleh ada perpeloncoaan. Jadi kami tegaskan, itu tidak akan terjadi di sini," kata During, Senin, 15 Juli 2019.
"Artinya anak-anak ini (siswa baru) mengikuti MPLS yang menyenangkan. Jangan sampai ada hukuman fisik atau lainnya," katanya.
Dia menjelaskan, tahun ini sistemnya sudah diubah seperti dari sisi kepanitian. Guru paling banyak dilibatkan dalam MPLS.
--page
"Siswa (kakak tingkat) hanya sebagian saja dilibatkan. Karena yang membina para guru, jadi siswa hanya membantu saja," katanya.
Untuk itulah, dengan sistem tersebut diharapkannya akan dapat menghindari terjadinya perpeloncoan, guna kondusivitas proses belajar mengajar. Diharapkan, peserta didik baru mengikuti rangkaian MPLS dengan baik. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)








