BORNEONEWS, Sampit - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sampit, tidak hanya diisi materi pengenalan lingkungan dan kurikulum pembelajaran, tetapi juga disiplin baris-berbaris dengan instruktur anggota TNI.
"Kami menghadirkan anggota TNI untuk memberikan pelatihan disiplin baris-berbaris, agar seluruh siswa baru bisa mengetahui cara yang benar nantinya," ujar Ketua MPLS SMKN 3 Sampit Agung Fandy Fattah, Selasa, 16 Juli 2019.
Disiplin adalah salah satu tingkah laku yang harus ditanamkan kepada para siswa. Karena hal itu sangatlah penting untuk kehidupan siswa baik dalam belajar mengajar, maupun kehidupan sehari-hari.
Selain itu, panitia MPLS juga mengundang anggota Polres Kotawaringin Timur untuk memberikan pemahaman bahaya narkoba. "Kami juga meminta anggota kepolisian untuk memberikan materi tentang bahaya narkoba," kata Agung.
Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya pihak sekolah agar siswa tidak terjerumus para penyalahgunaan narkoba. Apalagi di zaman sekarang ini, peredaran narkoba sangatlah mengkhawatirkan.
--page
"Kami tidak ingin siswa kami terjerumus dalam peredaran narkoba. Sehingga kamipun memberikan materi terkait narkoba ini," tutur Agung.
MPLS di SMKN 3 Sampit tahun ini diikuti 252 siswa dari 5 jurusan. Meliputi Tata Boga, Tata Busana, Multimedia, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. (MUHAMMAD HAMIM/)








