PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Kalimantan Tengah mencatat ada 219 titik panas atau hot spot sampai pertengahan Juli 2019. 

“Selama Juli terlapor ada sekitar 219 hotspot. Ini catatan mulai dari 1 sampai 16 Juli 2019,” kata Plt Kepala BPBD dan Damkar Kalteng, Mofit Saptono Subagio, Rabu 17 Juli 2019.

Dari total hostpot tersebut, paling banyak berada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dengan total 71 hotspot. Setelah itu ada Kabupaten Kotawaringin Timur dengan 69 hotspot. 

Kemudian ada Kabupaten Barito Selatan dengan 25 hotspot dan Kabupaten Kapuas dengan 19 hotspot. Sisanya tersebar di kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Tengah.

“Jika dilihat dari sisi luasan lahan yang terbakar selama Juli ini mencapai 370.08 hektar. Sebanyak 155 hektar diantaranya di kawasan Kabupaten Pulang Pisau,” ucap Mofit.

--page

Sedangkan untuk Kota Palangka Raya, sampai pantauan terakhir 16 Juli sudah terjadi 6 kali kebakaran hutan dan lahan di 6 titik yang berbeda. (HERMAWAN DP/B-2)