KASONGAN –

BORNEONEWS, Sampit - Para nelayan di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terpaksa tidak bisa mencari ikan di laut. Hal itu karena ombak sedang tinggi di musik kemarau ini. 

"Saat ini ombak tinggi sehingga nelayan terpaksa libur melaut untuk menjaga keselamatan," ujar Camat Teluk Sampit Juliansyah, Rabu, 17 Juli 2019. 

Dengan adanya hal itu, saat ini banyak dari nelayan yang memilih untuk memperbaiki perahu dan juga alat tangkap ikan yang digunakan untuk melaut. Kondisi ini sudah terjadi setiap tahunnya, terutama saat ombak di laut sedang besar. 

"Sudah tiap tahun terjadi hal seperti ini, bahkan saat ini cuaca tidak bisa diprediksi. Karena dalam setahun bisa dua hingga tiga terjadi ombak besar dalam setahun," kata Juliansyah. 

Kondisi tersebut sudah terjadi sejak awal Juli 2019 lalu dan diprediksi akan terjadi hingga Agustus 2019 mendatang. Dengan adanya hal tersebut, saat ini para nelayan tidak bisa menjual ikan ke Sampit ataupun ke luar daerah.

--page

"Saat ini terpaksa nelayan tidak dapat menjual ikan, karena tidak melaut. Sehingga mereka saat ini banyak beristirahat untuk mempersiapkan alat tangkap ikan dan perau yang mereka gunakan saja," terang Juliansyah. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)