BORNEONEWS, Palangka Raya – Kementerian Pertanian Republik Indonesia meluncurkan Benih Unggul Perkebunan (BUN) 500. Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman.
Saat meluncurkan program tersebut Andi Amran menekankan pentingnya bibit unggul untuk menghasilkan produktivitas hasil perkebunan yang optimal.
“Banyak perkebunan holtikultura melakukan penanaman bibit secara sembarangan sehingga produksinya jauh di bawah rata rata,” kata Andi Amran Sulaiman saat meluncurkan program BUN500 di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya, Kamis, 18 Juli 2019.
Bahkan, lanjut dia, berdasarkan pantauan ada daerah yang komoditas bibit biasanya sampai 70 persen, dan hanya sekitar 30 persen bibit unggul.
“Akhirnya berimbas pada produktivitasnya yang rendah. Kita bisa membandingkan poduksi nasional, salah satunya kopi yang hanya mampu menghasilkan 700 kilo perhektar pertahun karena bibitnya tidak unggul,” ucap dia.
--page
Pada kesempatan itu, Amran juga melakukan peninjauan langsung ke bibit-bibit unggul yang disediakan oleh CV Agri Bisnis Indonesia. Ia menengok proses penyiraman dan kondisi lokasi pembenihan. (HERMAWAN DP/B-5)








