PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Deputi Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy S Prawiradinata menyampaikan beberapa kelebihan Kalimantan Tengah, dibandingkan wilayahnya lainnya terkait pemindahan ibu kota negara.

Salah satu kelebihan Kalimantan Tengah tersebut adalah luas deliniasi kawasan yang mencapai 401 ribu hektare, dengan lokasi potensial yang mencapai 41 ribu hektare.

"Kalimantan Tengah juga memiliki kualitas air permukaan yang baik, karena disuplai dua DAS utama. DAS Kahayan dan DAS Katingan," kata Rudy pada dialog nasional pemindahan ibu kota negara di Palangka Raya, Jumat 19 Juli 2019.

Selain itu, air tanah di lokasi deliniasi juga masuk dalam kategori sedang yang bisa saja digunakan sebagai daya dukung tambahan untuk suplai air.

Aspek keamanan dan pertahanan di Kalimantan Tengah juga cukup baik dengan kekuatan akses darat dan udara. Akses laut dari Pelabuhan Sampit.

--page

Hanya saja memang pelabuhan tersebut terletak lumayan jauh dari lokasi deliniasi calon ibu kota negara, dengan total jarak mencapai 219 km. Bandar Udara Tjilik Riwut juga cukup jauh sekitar 149 km.

Di samping itu, Kalimantan Tengah juga memiliki historis kebakaran hutan dan lahan yang cukup banyak dalam kurun waktu 2015 sampai 2018. Titik kebakaran ini mayoritas terjadi di sisi selatan dan tengah.

"Wilayah deliniasi calon ibu kota negara juga merupakan guna lahan hutan rawa gambut primer dan skunder," tandas Rudy. (HERMAWAN DP/B-11)