BORNEONEWS, Sampit - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, H Dani Rakhman menekankan pelaksanaan pembangunan di Kotim ke depannya mesti diubah.
Saat ini objek pembangunan cenderung fokus di Kota maka kedepannya maka harus diubah ke sektor pelosok atau pedalaman. Dengan demikian pemerataan dan percepatan pembangunan yang diimpikan selama ini perlahan-lahan tercapai.
Dani Rakhman mengatakan, pemerataan pembangunan di setiap desa dan kelurahan hingga pelosok pedalaman selama in terkesan sentral ke daerah kota.
“Kalau kita tidak mengubah mindset pembangunan sampai kapanpun pemerataan dan keadilan pembangunan itu untuk pelosok tidak pernah tercapai," kata dia, Sabtu, 20 Juli 2019.
Pola pikir itu, kata dia, harus dimulai dari sekarang. Pemerintah jangan lupakan daerah pinggiran, karena daerah itu juga punya hak yang sama untuk pembangunan.
--page
Dia menyebutkan jika saat ini APBD Kotim fokus hanya untuk pembangunan dalam kota saja, sementara porsi untuk pelosok jauh lebih kecil. Walaupuun pengembangan kota merupakan sebuah kewajiban.
Begitu juga, kata dia soal pembangunan, tentunya masyarakat jangan hanya jadi objek dari pembangunan tapi juga harus dilibatkan sebagai subjek atau pelaku. Dengan demikian mereka juga memiliki kesempatan mendapatkan lapangan kerja dari pengerjaan kegiatan pemerintah. (NACO/B-2)








