BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (BPBD Kobar) menggelar apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebagai wujud kesiapsiagaan petugas mengatasi Karhutla di Kobar dan daerah sekitarnya, Senin, 22 Juli 2019.
Kepala BPBD Kotawaringin Barat (Kobar) Petrus Rinda mengatakan, penetapan status siaga Karhutla ini sudah pada akhir Juni lalu, hingga kini semua berjalan lancar. Adapun daerah rawan masih di tiga titik yaitu, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Lama dan Arut Selatan.
"Sejak ditetapkannya status siaga Karhutla di lapangan tidak ada kendala, artinya kami siap atasi Karhutla di wilayah Kobar," ujarnya usai apel.
Ia juga menjelaskan, mulai dari kelengkapan alat dan anggaran juga cukup untuk atasi karhutla di Kobar. Sementara untuk alat - alat itu sistemnya pinjam pakai.
"Alat - alat itu semua sisitemnya pinjam pakai, istilahnya dipakai selama penanganan. Mobil ada dua untuk Kecamatan Pangkalan Banteng dan Kecamatan Kumai, serta semua kecamatan dapat mesin pompa," ungkapnya.
--page
Meskipun demikian wilayah Kobar masih perlu adanya Water Bombing, karena Kobar juga melayani Kalteng wilayah barat, mulai dari Lamandau dan Sukamara.
"Sedang kami usulkan ke BNPB satu unit Water Bombing untuk siap di Kobar," tutupnya. (DANANG/B-2)








