KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran mengingatkan masyarakat agar jangan ada yang menjual lahan. Terutama masyarakat Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas.

“Pemindahan ibu kota ke Kalimantan Tengah bukan sekedar isu,” kata Sugianto Sabran, saat membuka Seminar Internasional dan Ekspedisi Napak Tilas Tumbang Anoi 1894, di Desa Tumbang Anoi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas, Senin, 22 Juli 2019.

Sugianto Sabran yakin peluang Kalimantan Tengah yakni segitiga emas, Palangka Raya - Gunung Mas - Katingan, menjadi ibu kota negara sangat besar.

Untuk itu, Gubernur Kalteng meminta kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas agar jangan menjual tanah kepada tengkulak. Walau dijanjikan dengan harga tinggi.

"Walau akan dibeli dengan harga ratusan juta, masyarakat jangan sampai tergiur. Karena jika tempatnya strategis, nantinya harga tanah itu akan lebih mahal lagi," kata Sugianto.

--page

Diapun mengajak masyarakat Kalimantan Tengah untuk bersama-sama berdoa ke Tuhan Yang Maha Kuasa, agar ibu kota pemerintahan Republik Indonesia pindah ke Kalimantan Tengah. (MAGANG 1/B-11/ADV)