SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur, HM Jhon Krisli mendorong agar apapaun peluang yang bisa jadi pendapatan daerah (PAD) harus bisa dimaksimalkan. 

Upaya itu untuk menekan angka defisit di setiap tahun anggaran, meski APBD Kotim selalu masih bisa dikatakan sehat secara aturan defisit.

Menurut Jhon, DPRD pada dasarnya ingin dan mendorong agar pemerintah daerah menaikan target PAD pada 2020 nanti,  banyak sektor yang  masih bisa digali dan dijadikan pemasukan untuk kas daerah.

"Kalau saya melihat peluang yang bisa ditarik itu seperti urusan kepelabuhanan, mestinya dermaga di Pelangsian sudah dioperasionalkan karena di situ akan menghasilan uang yang cukup besar, apalagi jika pemerintah daerah mengarahkan semuanya untuk bongkar muat dipelabuhan milik pemerintah daerah tersebut," kata Jhon, Selasa, 23 Juli 2019. 

Karena kata dia rata-rata pelabuhan milik swasta itu banyak yang tidak berizin jadi bisa diarahkan ke pelabuhan milik pemerintah dan di situ juga manfaatnya untuk pertambahan kas daerah.

--page

Untuk APBD  Kotim 2020, DPRD ngotot meminta agar PAD Kotim harus dinaikan target awalnya dari Rp 242 miliar itu dinaikkan jadi Rp 250 miliar.

Angka PAD pada tahun anggaran 2020 meningkat sebesar Rp8 miliar dari target semula yang diajukan tim anggaran eksekutif tersebut. (NACO/B-5)