KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Warga Kecamatan Katingan Tengah heboh dengan peristiwa bunuh diri seorang warga pada Rabu, 24 Juli 2019 sekitar pukul 01.00 Wib dinihari tadi.

Korban pertama kali ditemukan oleh sang istri sudah dalam keadaan tewas di pohon duku belakang rumahnya.

Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting melalui Kapolsek Katingan Tengah, Iptu Eko Priono mengatakan, sejauh ini belum diketahui sebab musabab hingga korban bunun diri itu.

Menurut Kapolsek begitu pihaknya mendengar laporan terkait adanya warga bunuh diri, ia dan anak buahnya langsung mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.

Namun sesampainya di lokasi, ketika petugas mengecek di TKP, ternyata korban sudah ditangani pihak keluarga dalam keadaan meninggal dunia.

--page

Saat petugas melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban ditemukan pada celana dalam korban terlihat bercak air yang membasahi celana yang diduga sperma korban. Mulut korban mengeluarkan air liur. 

Dari hasil pemeriksaan luar petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.

Polisi juga mengamankan pakaian dalam korban yang ditemukan  dalam keadaan basah diduga bercak sperma korban. Kemudian ember warna putih bekas kaleng cat dan sebuah gelas kaca.

Menurut Kapolsek berdasarkan keterangan istri korban, pada malam itu suaminya pamit buang air kecil di belakang rumah.

Saat itu korban tidak kunjung kembali dan sekitar pukul 01.00 wib istri korban  berusaha mencari suaminya itu. Setibanya di halaman belakang Yuli melihat tubuh suaminya sudah tak bernyawa.

--page

Yuli lantas berteriak  dan lari memberitahukan tetangga lainya tentang kejadian tersebut.


"Sejauh ini korban diketahui tidak punya masalah dengan siapapun. Penyebab korban bunun diri diperkirakan depresi karena faktor ekonomi dan tidak memiliki pekerjaan tetap,” jelas Kapolsek Katingan Tengah, Iptu Eko Priyono.(ABDUL GOFUR/m)