SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi menyarankan agar pelaksanaan musabaqah tilawatil quran atau MTQ tahun 2020 tidak dilaksanakan di Kecamatan Jelai, tetapi dialihkan ke daerah lain.

"Ini pemikiran saya, apakah MTQ tahun 2020 mendatang tidak dilaksanakan di Kecamatan Jelai dulu, mungkin apakah di SP3," kata H Ahmadi, Minggu, 28 Juli 2019.

"Untuk MTQ dijelai akan kita laksanakan ditahun 2021 nanti," ujarnya.

Menurut Ahmadi, saran yang disampaikannya berdasarkan dari beberapa pertimbangan dengan tujuan agar kegiatan Musabaqah Tilawati Quran tingkat kabupaten tersebut bisa berjalan nyaman dan lancar.

"2021 insya allah jalan arah Jelai semuanya sudah hanpir mulus, danau tempenek tahu ini sudah dikerjakan, dan ditahu 2020 sudah ada pendistribusian PDAM danau tempenek, sehingga ditahun 2021 Kecamatan Jelai sudah teraliri air bersih dan di 2021 juga Jelai akan mendapatkan aliran listeik dari PLN," terang Ahmadi.

--page

"Dari beberapa hal ini menjadi pemikirkan saya, kenapa MTQ di Jelai harus dilaksanakan pada tahun 2021, karena semua program sudah terelaiasi sehingga kegiatan bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan masyarakat maupun pemerintah," tuturnya.

Ahmadi mengharapkan, agar kedepannya, pelaksanaan MTQ bisa terus dipusatkan di Kecamatan Sukamara, sementara untuk Seleksi Tilawatil Quran (STQ) bisa dilakukan setiap kecamatan.

"Keinginan saya, untuk MTQ dilaksanakan di Sukamara, sementara untuk STQ di Kecamatan," ungkap H Ahmadi. (NORHASANAH/B-5)