BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, drg Andjar Hari Purnomo berpesan agar para orang tua memberikan asupan bernutrisi bagi anak-anaknya untuk menangkal bahaya kabut asap yang mulai terjadi saat ini.
Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di 2015 memang sangat membekas di pikiran warga Kalimantan Tengah. Bagaimana tidak, asap kala itu sampai-sampai berwarna kuning pekat.
Maka tak heran jika di musim kemarau bahkan kabut asap mulai terasa, setiap elemen pemerintahan seolah berlomba mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kabuat asap, tak terkecuali anak-anak.
"Permasalan gizi sama pentingnya bagi kesejahteraan anak, terutama menghadapi kemungkinan kabut asap terulang seperti 2015," kata drg Andjar kepada Borneonews pada Senin, 29 Juli 2019.
Menurut drg Andjar, kebutuhan gizi dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Semakin berbahaya lingkungan anak, maka semakin tinggi asupan nutrisi yang dibutuhkan.
--page
"Apabila makanan tidak cukup sehat, maka pertumbuhan anak akan terganggu. Pemenuhan gizi sejak dini sangat diperlukan bagi jiwa sang anak," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)








