BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun mengapresiasi kenaikan APBD Perubahan Kotim Tahun 2019 yang cenderung naik dari tahun sebelumnya.
Namun dia menegaskan kenaikan ini harus banyak dialokasikan untuk pembangunan di daerah pelosok ketimbang di perkotaan seperti saat ini
“Saya apresiasi dengan kenaikan APBD Perubahan 2019 ini, namun saya tekankan meski naik justru anggaran ini jangan hanya dibelanjakan di daerah perkotaan tetapi juga di daerah pedesaan, ke pelosok Kotim,“ kata Rimbun, Senin, 29 Juli 2019.
Saat pembahasan kebijakan umum anggaran (KUA) di DPRD Kotim Rimbun menyebutkan selama ini APBD Kotim banyak dihabiskan di Kota saja.
"Contohnya banyak proyek multiyears dan program regular lainnya berada di kota. Itu menggunakan anggaran yang tidak sedikit,” kata dia.
--page
Sangat tidak tepat sekali kata dia selama ini APBD itu banyak habis dibelanjakan untuk kota saja sementara pedalaman jauh dari harapan.
Infrastruktur jalan di pelosok sampai saat ini tidak beres ditangani pemerintah kabupaten padahal ruas jalan itu adalah kewenangan pemerintah setempat.
Ia berharap kepada tim anggaran eksekutif untuk tidak main-main dengan urusan ketertinggalan di pedalaman. Sementara di kota ia merasa sudah cukup. (NACO/B-5)








