MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran meminta semua Kapolres dan Dandim agar mengatasi kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di setiap wilayahnya masing-masing.

Gubernur menilai, karhutla sangat berbahaya bagi kesehatan, pendidikan, ekonomi. Karena akan berpengaruh sangat signifikan terhadap bidangtersebut.

Untuk itu, kepada Kapolres dan Dandim diminta menjaga wilayahnya dari titik panas atau hot spot akibat kebakaran hutan dan lahan. 

“Karena taruhannya, Ddanrem, Kapolda, Panglima Polri akan dicopot jabatannya apabila ada asap di Kalimantan Tengah pada tahun 2019 ini. Jadi kita harus sayang kepada pimpinan kita,” katanya, Selasa, 30 Juli 2019.

Selain itu, Gubernur juga akan mendapatkan teguran keras dari Presiden RI dan Kementrian. 

--page

Untuk itu dia juga mengimbau kepada bupati, damang, camat, kades, dan mantir agar dapat mendekatkan diri kepada masyarakat dan mengimbau tidak melakukan pembakaran lahan. (RAMADHANI/B-5/ADV)