BORNEONEWS, Sampit - Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2019 mulai dibahas di DPRD Kotawaringin Timur. Pembahasan diagendakan akan tuntas pekan ini sehingga pekan depan sudah mulai masuk dalam pengesahan.
Pembahasan itu dilakukan mitra kerja komisi-komisi dan pembahasan secara terpisah. “Paling lama ini 1-3 hari akan selesai karena tidak banyak hal yang berubah untuk ini,” kata Wakil Ketua DPRD Kotim, H Supriadi.
Menurutnya, pembahasan mitra kerja dengan komisi-komisi itu dilakukan secara terpisah, bahkan ruang pimpinan DPRD digunakan untuk pembahasan lantaran tidak tersedianya ruang rapat di lembaga itu.
“Ya, mestinya ada penambahan ruangan untuk rapat karena setiap agenda pembahasan kita DPRD tidak punya ruang rapat, yang ada hanya untuk 2 komisi saja," tegas Supriadi.
Supriadi mengatakan, APBD Perubahan pada prinsipnya adalah penyempurnaan dan perbaikan atas anggaran pendapatan dan belanja daerah di tahun anggaran berjalan.
--page
Apalagi DPRD sudah melihat komposisi realisasi APBD 2019 di semester pertama. Diketahui untuk laporan pelaksanaan keuangan APBD tahun 2019 ini hingga 30 Juni lalu realisasi APBD 2019 baru sebesar Rp 817,22 miliar atau 44,17 % dari rencana sebesar Rp 1,85 triliun.
Sedangkan untuk realisasi belanja baru sebesar Rp 696,34 miliar atau sebesar 36,01 % dari rencana sebesar Rp 1,93 triliun. (NACO/B-2)








