BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan atau Disnakeswan Kabupaten Kotawaringian Barat (Kobar) menggelar pelatihan penyelenggaraan pemotongan hewan kurban, Rabu, 31 Juli 2019.
Pelatihan itu bertujuan supaya para pemotong bisa menghasilkan daging hewan kurban yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Kegiatan yang digelar di Aula Disnakeswan, Jalan Pasir Panjang, Pangkalan Bun itu dihadiri sebanyak 30 takmir masjid dari Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kumai.
Kepala Disnakeswan Kotawaringin Barat Ida Pandan Wangi mengatakan, pelatihan itu untuk memberikan pemahaman kepada petugas yang nanti akan menyelenggarakan pemotongan hewan kurban supaya menghasilkan daging yang ASUH.
"Sehingga apa yang diperoleh setiap perwakilan takmir ini nanti dapat disampaikan pada timnya. Harapanya tercipta daging yang ASUH," ujarnya.
--page
Beberapa hal yang disampaikan di antaranya pemahaman tentang pemotongan hewan sesuai syariat Islam dan kondisi hewan yang sehat terbebas dari penyakit, hingga pada proses pendistribusian daging kurban.
"Tujuan kita daging distribusi itu yakin ASUH. Maka narasumbernya yang memberikan informasi ASUH ini dari Kesehatan Hewan dan dari Kementerian Agama Kobar," tuturnya. (DANANG/B-3)








