PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Kalteng Putra baru saja menjalani sumpah janji setia untuk Kalimantan Tengah sebelum menjalani latihan perdana pada lapangan baru di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, Rabu, 31 Juli 2019.

Dengan sumpah tersebut, mereka harus bersungguh-sungguh membela timnya demi meraih kemenangan dalam mengarungi kompetisi Liga 1 yang tengah bergulir.

"Kenapa harus dilakukan (sumpah janji setia)? Karena ibaratnya lebih baik mencegah dari pada mengobati," kata Rabiadi, Basir dari Agama Hindu Kaharingan yang memimpin prosesi tersebut.

"Kita bukannya tidak yakin, tidak percaya kepada mereka. Tapi kita tidak tahu isi hati seseorang. Oleh sebab itu, kita saksikan bersama sumpah janji setia diambil," imbuhnya.

"Meski manusia tidak tahu, akan tetapi semut, nyamuk, hama dan lain sebagainya penghuni alam semesta, semuanya tahu. Maka dari itu, dipotong rotan sebagai simbol," jelasnya.

--page

Menurutnya, jika ada di antaranya yang melanggar atau melakukan penghianatan atau hal apapun yang tidak baik dalam arti melanggar sumpah janji setia, maka yang menanggung resikonya adalah orang itu sendiri.

"Karena kalau rotan sudah dipotong, tidak akan mungkin tersambung kembali. Seperti itulah sumpah setia Dayak," tuntasnya. (BUDI YULIANTO/B-5)