BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk masuk dalam pasukan inti Paskibra yaitu pasukan 8, terdapat berbagai kritera dan pertimbangan tertentu yang dijadikan patokan pelatih untuk memilih dari total 72 anggota Paskibra Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang mengikuti Diklat sejak, Kamis, 1 Agustus 2019.
Salah seorang Pelatih Paskibra Kobar, Mulyadi menuturkan penjaringan peserta untuk masuk pasukan 8 dimulai pada hari ke 8 diklat.
"Pertama kita lihat postur dan tinggi badan peserta. Setelah ada yang terpilih barulah kita coba bentuk formasi. Nah, sejak saat itu barulah kita amati siapa saja peserta yang dianggap cocok dan layak masuk pasukan 8," jelas Pelatih yang merupakan Purna Paskibra tahun 1996 ini.
Menurut Mulyadi, lantaran tugas pasukan 8 ini sangat berat, Pelatih harus benar-benar tepat dalam memutuskan siapa yang layak masuk pasukan inti tersebut.
"Selain faktor tinggi badan, kita juga melihat bagaimana kesigapan mereka berpikir untuk mengantisipasi sesuatu masalah dalam waktu yang sangat cepat. Kemudian dalam segi mental mereka juga harus kuat lantaran beban tugas berat yang bakal disandang mereja," jelas Mulyadi.
--page
Terlebih, lanjut Mulyadi, Pelatih harus benar benar cermat untuk memilih 3 peserta dari pasukan 8 yang dipilih bertugas menggerek, mengencang dan membawa bendera Merah Putih.
"Karena kesalahan sekecil apapun selama bertugas bakal nampak jelas terlihat oleh pada hadirin. Sehingga bagi 3 yang terpilih itu akan mendapat pelatihan ekstra agar mereka lebih mantap dan siap dalam bertugas," jelas Mulyadi. (WAHYU KRIDA/B-5)








