PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra mengharapkan layanan publik terintegrasi dapat diwujudkan. Sehingga, efisiensi pelayanan menjadi di Kota Cantik akan lebih cepat, bebas dan terstruktur, bahkan mencegah terjadinya praktik pungli.

Hal tersebut dikatakan Beta Syailendra berkaitan dengan wacana pemusatan layanan publik oleh Pemerintah Kota Palangka Raya.

"Misalkan seperti Mall Layanan Publik, dampak positifnya banyak. Tak hanya memudahkan masyarakat mendapatkan layanan yang terpusat, namun pengawasan pemerintah di dalamnya juga akan lebih mudah," kata Beta Syailendra, Jumat, 2 Agustus 2019.

Tak kalah penting, lanjutnya, praktik pungli yang selama ini berusaha terus diberantas akan bisa lebih terwujud.

"Dengan terintegrasinya layanan publik, maka pemberantasan pungli akan dapat diwujudkan," tegasnya.

--page

Politisi PAN Kota Palangka Raya ini menegaskan bahwa pemerintah kota harus mampu mewujudkan wacana pemusatan layanan publik tersebut.

"Bahkan kita dorong Pemko untuk bisa melaksanakan ini, tidak sekadar wacana. Sehingga DPRD akan siap memberikan dukungan dan masukan," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)