SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Polres Kotawaringin Timur (Kotim) membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang anggotanya merupakan personel Polri. 

"Kami membentuk Satgas Karhutla untuk mengantisipasi karhutla agar tidak semakin meluas. Kami memback-up satgas Kotim yang sudah ada," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, melalui Kabag Ops AKP Boni Arifianto, Jumat, 2 Juli 2019. 

Dalam pembentukan satgas tersebut, pihaknya menerjunkan 156 orang personel. Jumlah itu terbagi menjadi 3 tim. Mereka akan melakukan patroli  setiap hari di wilayah atau titik-titik yang rawan terjadi kebakaran lahan di daerah ini. 

Bahkan, tim Satgas Karhutla Polres Kotim tersebut juga memiliki tugas masing-masing, mulai dari tim pencegahan, deteksi, patroli, pemadaman, dan juga tentunya penegakan hukum. 

"Semunya bekerja satu fungsi untuk penyelesaian Karhutla di daerah ini," kata Boni. 

--page

Dengan adanya hal tersebut, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat di Kotim ini agar berpartisipasi mengantisipasi Karhutla. Karena hal ini bukanlah semata-mata tugas kepolisian, pemerintah, dan sejumlah organisasi, namun semua kalangan. 

"Saya harap masyarakat bisa menyamakan persepsi agar tidak membakar lahan. Karena dampaknya sangat luas bagi masyarakat dan juga perekonomian di daerah ini," terang Boni. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)