BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Seruyan M Aswin meminta agar pihak Perusahaan Besar Swasta atau PBS perkebunan kelapa sawit supaya dapat mengatasi keberadaan eceng gondok yang saat ini dirasakan cukup mengganggu aktivitas transportasi air bagi warga.
"Jadi di balik penyelesaian masalah eceng gondok ini, kita bisa memperoleh hal positif lainnya, yaitu masyarakat bisa memanfaatkan tanaman tersebut untuk dibuat suatu kerajinan yang memiliki nilai komersial," kata Aswin, dikonfirmasi, Sabtu 3 Agustus 2019.
Untuk mewujudkan menjadi bahan kerajinan, maka masyarakat perlu difasilitasi sehingga ia mengharapkan agar pihak perusahaan dapat terlibat langsung menyelesaikannya.
"Kami sebagai wakil rakyat mendorong kepada PBS selain melakukan pembasmian terhadap eceng gondok ini juga melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk memanfaatkan sebagai bahan yang bernilai," imbuhnya
Eceng gondok yang merupakan tanaman yang biasanya hanya menjadi hama di perairan saja. Tapi, dengan kreativitas dan kerja keras, eceng gondok dapat diubah menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi.
--page
Terdapat beberapa kerajinan yang ternyata bisa dibuat dengan bahan baku eceng gondok, di antaranya tas, sandal, topi dan taplak. (RENO/B-2)








