BORNEONEWS, Pulang Pisau - Tim Satgas Karhutla terus melakukan pembahasan di lahan gambut. Itu merupakan upaya berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan yang cenderung meluas hingga ke lokasi sulit terjangkau.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau, Salahudin, mengatakan upaya pemadaman dan pembasahan titik api tersebut terus dilakukan melalui udara dengan water bombing serta jalur darat.
Hingga saat ini, Tim Satgas Karhutla masih terkonsentrasi untuk menangani karhutla di dua kecamatan. Yakni Kecamatan Jabiren Raya dan Kahayan Hilir.
Pemadaman melalui water bombing juga dilakukan pada saat titik api jauh dari jangkauan dari petugas di darat.
“Kita melaksanakan water bombing di dua kecamatan, yakni Kecamatan Jabiren Raya dan Kecamatan Kahayan Hilir tepatnya di Desa Taruna, Desa Tumbang Nusa dan Desa Buntoi, Terutama di titik-titik api yang sulit dijangkau melalui pemadaman darat,” kata Salahudin, Minggu, 4 Agustus 2019.
--page
Meski sudah dilakukan pemadaman, kebakaran hutan masih terjadi. Sebab, kondisi lahan gambut dan sisa-sisa api pada kedalaman gambut masih dapat membakar pada saat kondisi tanah kembali kering.
Pemadaman terus dilakukan juga pada area yang terlihat munculnya asap. Pembasahan saat ini berlangsung di Desa Tanjung Taruna dan Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya. (JAMES DONNY/B-11)








