PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya mencatat selama dua bulan terakhir sudah ada dua hewan kurban yang meninggal karena terpapar kabut asap.

Dua hewan ini berjenis kambing dan memang berada dikawasan dengan polutan asap yang cukup tinggi, di kawasan Jalan Tingang Kota Palangka Raya.

“Saat ini sudah ada dua ekor kambing yang meninggak karena polusi asap. Kambing ini milik Samsul di kawasan Jalan Tingang,” kata Kasi Kesehatan Hewan, DKPP Kota Palangka Raya Eko Hari Yuwono, Selasa, 6 Agustus 2019.

Dia mengatakan berdasarkan diagnosis tim DKPP dua ekor kambing tersebut mati akibat ada gangguan di organ paru-parunya. “Ganguan organ paru baru yang akhirnya mengakibatkan kematian,” ucapnya.

Eko mengatakan untuk mengantisipasi hal tersebut terus berlanjut pihak DKPP Kota Palangka Raya memberikan suntik vitamin untuk memperkuat metabolisme kambing. 

--page

“Saat ini kondisi hewan kurban lain milik samsul sudah kian membaik dan sepertinya tidak sakit lagi. Kami sudah melakukan penyuntikan sampai dua kali,” bebernya. (HERMAWAN DP/B-6)