SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jarak pandang di beberapa tempat di Sampit akibat kabut asap pada Rabu pagi, 7 Agustus 2019, sekitar 100 meter. Hal itu terjadi karena kabut tersebut bercampur antara asap dan juga embun. 

"Di beberapa tempat, jarak pandang minimal akibat kabut asap pada hari ini yakni 100 meter," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit Nur Setiawan. 

Kabut asap tersebut mulai terjadi sejak pukul 05.30 WIB. Dan mulai menipis hingga pukul 05.00 WIB. Kondisi tersebut diprediksi akan terus terjadi, jika kebakaran lahan di Kotin terus meluas dan belum bisa dipadamkan 100%. 

Apalagi pada hari ini, titik hostpot di Kotim masih terpantau. 

"Kemungkinan kabut akan terjadi, jika kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di daerah ini," kata Setiawan. 

Sementara, pantauan titik hostpot pada pukul 05.00 WIB di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebanyak 19 titik4. Salah satu kecamatan yang terbanyak titik hostpotnya adalah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dengan jumlah 8 titik hostpot. 

--page

"Titik hostpot yang terpantau hari ini yakni 19 titik," terang Setiawan. 

Dengan adanya kabut asap sendiri, maka pihaknya mengingatkan kspada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas ke luar ruangan di pagi hari. Agar bisa terhindar dari penyakit gangguan pernapasan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)