PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Demi terciptanya daging yang Aman Sehat Halal dan Utuh atau Asuh, Disnakeswan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menerjunkan petugas untuk mengecek kesehatan hewan di 223 titik lokasi pemotongan hewan kurban.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Reteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kobar Marifah Riwala mengatakan, sebabanyak 62 petugas disebar di 223 titik lokasi pemotongan hewan korban se Kobar.

"Pemeriksaan pada saat pemotongan ini terfokus pada bagian dalam hewan atau postmortem," ujarnya saat dihubungi Borneonews, Minggu, 11 Agustus 2019.

Lebih lanjut ia mejelaskan, bahwa pemeriksaan postmortem ini dilakukan untuk melihat apakah ada penyakit pada bagian dalam hewan kurban tersebut.

"Pemeriksaan hatinya, paru - parunya dan lainnya," ungkapnya.

--page


Sementara itu, saat ditanya hasil pemeriksaan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan perekapan laporan dari petugas dilapangan.

"Maaf sampai, saat ini data belum terkumpul semua dari seluruh petugas,
Masih dalam tahap pengumpulan data," tandasnya. (DANANG/B-5)