BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus menghendaki agar pagelaran budaya dan seni yang sudah dijadwalkan di Taman Miniatur Budaya diaktifkan kembali.
"Kami melihat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini nyaris tidak pernah ada agenda di daerah itu, selain kegiatan mamapas lewu," tegasnya, Senin, 12 Agustus 2019.
Menurut Parimus, kondisi saat ini banyak anak muda khususnya di Kotim tidak mengenal kesenian dan budaya daerahnya sendiri. Jika terus dibiarkan, dikhawatrikan beberapa tahun ke depan seni dan budaya itu sulit lagi berkembanng di tengah masyarakat.
Di Taman Miniatur Budaya dulu, kata dia, ada namanya kegiatan pagelaran seni dan budaya. Kini program itu tidak berjalan.
Padahal rencana itu sebelumnya sangat bagus untuk keutuhan dan perkenalan budaya lokal kepada publik, karena dengan aktifnya kembali pagelaran seni dan budaya akan menunjang cita-cita pembangunan di sektor pariwisata daerah ini.
--page
"Pemerintah daerah harus gencar menyuarakan Kota Sampit tujuan wisata salah satu cara mendukungnya dengan kegiatan lokal seperti itu karena bagi orang luar hal semacam ini sangat menarik dan memiliki nilai jual tinggi,” pungkasnya. (NACO/B-2)








