BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengharapkan kesadaran masyarakat untuk ikut mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Terkhusus bagi oknum yang sengaja melakukan pembakaran, Ia mengharapkan setop melakukan pembakaran baik di kawasan lahan maupun hutan.
"Kami berharap dukungan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran. Selain itu, kita juga akan mencoba mengerahkan ASN (aparatur sipil negara) untuk bersama-sama melakukan pemadaman," ungkapnya.
"Ada ASN dari kita, ada juga Kejaksaan. Nanti akan dikoordinasikan lagi. Diperkirakan 1.000 orang," imbuhnya.
Ia menambahkan, pada 14 Agustus 2019 nanti, rencananya akan melakukan salat Istisqo, memohon diturunkannya hujan dari Tuhan Yang Maha Esa.
--page
Hal ini disampaikan Sekda Kalteng seusai menghadiri rapat koordinasi evaluasi status siaga darurat bencana Karhutla di Pusat Pengendali Operasi atau Pusdalops, Senin, 12 Agustus 2019.
Salah satu poin yang dihasilkan dalam rakor tersebut yakni memperpanjang status siaga darurat bencana Karhutla sampai dengan 30 Oktober 2019. (BUDI YULIANTO/B-2/Adv)








