BORNEONEWS, Muara Teweh – Kabut asap mulai menyelimuti Kabupaten Barito Utara. Meskipun kabut asap yang menyelimuti tidak tebal.
Masyarakat juga masih beraktivitas seperti biasanya. Masih banyak masyarakat yang beraktivitas di luar tanpa menggunakan masker.
Terhadap kabut asap tersebut, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Beringin, Barito Utara, Sudarmono saat dimintai konfirmasi di kantornya, Selasa 13 Agustus 2019 mengatakan, kabut asap yang terjadi di wilayah Kabupaten Barito Utara merupakan asap kiriman dari daerah lain.
“Daerah asal asap tersebut yakni Barito Selatan dan Barito Timur, karena sebaran asap dari selatan ke arah barat laut,” terangnya.
Sudarmono menjelaskan, dalam 10 hari terakhir, jumlah titik panas atau hotspot yang terjadi di Kalimantan Tengah sekitar 700 titik.
--page
Jumlah titik panas di Kalimantan Tengah ini menempati urutan kedua dengan jumlah titik panas terbanyak di Indonesia setelah Kalimantan Barat yakni mencapai 1.793 titik panas.
“Dengan jumlah titik panas tersebut, ditambah kemarau yang panjang, kemungkinan kabut asap di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Utara akan bertambah tebal,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-2)








