PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemkab Kotawaringin Barat menggelar rapat koordinasi dan evaluasi, untuk memaksimalkan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, Selasa, 13 Agustus 2019.

Bupati Kobar, Nurhidayah saat memimpin rapat tersebut menjelaskan, berdasarkan data yang ada, hotspot yang terdapat di Kobar hingga saat ini ada 38 titik.

"Tim penanggulangan karhutla sudah berupaya melakukan pemadaman. Evaluasi ini digelar guna lebih memaksimalkan lagi kinerja tim dalam menanggulangi karhutla," jelas Nurhidayah.

Dia menjelaskan, ada beberapa kendala di lapangan yang harus disikapi tim penanggulangan karhutla.

"Di antaranya kekurangan personel, jauhnya lokasi lahan yang terbakar, struktur gambut pada tanah, dan sulitnya sumber air di lokasi lahan yang terbakar," jelas Bupati Kotawaringin Barat.

--page

Walau demikian, selain upaya pemadaman api di lahan yang terbakar, tim juga hampir setiap hari selalu menyosialisasikan bahaya melakukan pembakaran hutan dan lahan ke masyarakat.

"Ini sesuai petunjuk Presiden RI, agar bisa terus mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dalam membuka ladang dan lainnya," pungkas Nurhidayah. (WAHYU KRIDA/B-11)